{"id":156,"date":"2026-04-09T19:09:35","date_gmt":"2026-04-09T19:09:35","guid":{"rendered":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/?page_id=156"},"modified":"2026-04-09T19:09:35","modified_gmt":"2026-04-09T19:09:35","slug":"pangabhekten","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/pangabhekten\/","title":{"rendered":"Pangabhekten"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-pure-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-64d1dbea4cecc48eb7e393eaa1fc7c4d\"><strong><em>Pangabhakten<\/em><\/strong> adalah peribadatan sebagai bentuk kesadaran kita sebagai anak-cucu <strong>Bapa Akasha &amp; Ibu Bumi<\/strong> atas apa yang sudah diberikan serta permohonan restu terhadap segala hal yang kita lakukan dalam kehidupan ini.<br><br><strong><em>Hatur Puja Sangkala<\/em><\/strong><br>adalah peribadatan setiap hari sebagai bentuk penghormatan dan permohonan restu kepada <em>Bapa-Biyung <\/em>agar semua yang kita lakukan dengan segenap hati senantiasa mendapatkan restu-Nya. <em>Hatur Puja Sangkala<\/em>\u00a0dilakukan dengan menghadap <em>wiwitan<\/em> (Timur) pada waktu Pagi hari (6 pagi), Siang hari (12 Siang), Sore Hari (6 Sore) dan Malam hari (12 Malam).<br><br><strong><em>Manengku Puja Aksara<\/em><\/strong><br>adalah laku <em>Samadhi<\/em>\u00a0dengan sarana &#8220;aksara&#8221; yang bisa dilaksanakan setiap hari setelah melakukan <em>Hatur Puja Sangkala <\/em>atau dilaksanakan pada saat tengah malam (<em>Nglingsir Wengi<\/em>) dan pada saat <em>Purnama Sidhi<\/em>.<br><br><strong><em>Jamasan Pusaka<\/em><\/strong><br>adalah pemberihan atau penyucian pusaka khususnya <strong>keris<\/strong> sebagai bentuk penghormatan kita kepada <em>Bapa-Biyung<\/em> hingga para leluhur yang telah mendahului kita.<br><br><strong><em>Merthi Karuna Bumi<\/em><\/strong><br><em>Merti Karuna Bumi<\/em> adalah bentuk wujud syukur atas segala karunia yang telah diberikan kita haturkan kembali sebagai bentuk ucapan terima kasih kita kepada semesta alam. <em>Merti Karuna Bumi<\/em> dilaksanakan setiap 6 bulan sekali tepat pada saat memasuki <em>Mangsa Mareng<\/em> (Maret &#8211; April) dan <em>Mangsa Labuh<\/em> (September &#8211; Oktober).<br><br><strong><em>Singha Barong<\/em><\/strong><br><em>Hyang Bhatara &amp; Hyang Bhatari<\/em>\u00a0adalah\u00a0 &#8220;<strong>abdi dalem-<\/strong><em>ipun<\/em>&#8221; <strong>Bapa Akasha &amp; Ibu Bumi<\/strong> dan semua anak cucunya.. Melalui kegiatan rampak &#8220;<em>Singha Barong<\/em>&#8220;, kita turut menghadirkan <em>Hyang Bhatara &amp; Hyang Bhatari<\/em> di tengah-tengah kita guna turut merestui segala bentuk <em>Pangabhakten<\/em> yang sedan kita lakukan.<br><br><strong><em>Begandringan Agung<\/em><\/strong><br>adalah sebuah momen dimana setiap satu tahun sekali warga <strong>Satya Bumiputra<\/strong> berkumpul untuk saling bertegur sapa, saling bertatap muka, saling berbagi cerita serta mempererat tali persa-<em>udara<\/em>-an, baik dengan sesama wartga <strong>Satya Bumiputra<\/strong> maupun dengan seluruh lapisan masyarakat sebagai sesama makhluk dari &#8220;nenek moyang&#8221; yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-pure-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-e8ee91f3c559da1bd0bae263dfb4c663\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pangabhakten adalah peribadatan sebagai bentuk kesadaran kita sebagai anak-cucu Bapa Akasha &amp; Ibu Bumi atas apa yang sudah diberikan serta permohonan restu terhadap segala hal yang kita lakukan dalam kehidupan ini. Hatur Puja Sangkalaadalah peribadatan setiap hari sebagai bentuk penghormatan dan permohonan restu kepada Bapa-Biyung agar semua yang kita lakukan dengan segenap hati senantiasa mendapatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-156","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=156"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/156\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":157,"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/156\/revisions\/157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/satyabumiputra.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}